Deretan Mitos Larangan Pernikahan
0 Comments

Menikah merupakan sebuah momen sakral yang diimpikan oleh banyak orang. Sayangnya, terkadang ada orang yang gagal menikah karena larangan adat, contohnya seperti adat Jawa. Di Jawa sendiri terdapat beberapa larangan dalam pernikahan yang dipercaya hingga saat ini. Berikut 5 larangan pernikahan berdasarkan primbon Jawa yang perlu Anda ketahui.

  1. Melakukan Pernikahan di Bulan Syuro (Muharram)

Bagi masyarakat Jawa, menikah di bulan Muharram atau bulan Syuro harus dihindari. Hal ini dikarenakan bulan ini dipercaya sebagai bulan keramat, sehingga jangan sampai menggelar hajatan pernikahan pada bulan tersebut. Jika dilanggar, maka masyarakat percaya akan datang mala petaka atau musibah bagi kedua belah pihak.

  1. Posisi Rumah Berhadapan

Di beberapa daerah tertentu, terutama di Jawa Timur, jika posisi rumah kedua calon mempelai saling berhadapan, maka mereka akan dilarang untuk menikah. Jika mereka tetap menikah, maka dikhawatirkan akan datang berbagai masalah di kehidupan rumah tangga mereka. Maka, solusinya bisa merubah posisi rumah agar tidak berhadapan.

  1. Weton Jodoh yang Tidak Cocok

Dalam melangsungkan pernikahan, di Jawa dikenal dengan perhitungan weton jodoh berdasarkan primbon Jawa untuk menentukan kecocokan pasangan. Akan ada beberapa weton yang nantinya tidak bisa berjodoh atau tidak cocok. Ketidakcocokkan ini kemudian dipercaya agar sebaiknya pernikahan tidak dilangsungkan atau dibatalkan saja.

  1. Pernikahan Siji Jejer Telu (Pernikahan Satu Berjejer Tiga)

Pernikahan ini merupakan pernikahan anak nomor 1 dengan anak nomor 3. Yang dimaksud dengan siji jejer telu adalah ketika kedua calon mempelai pengantin sama-sama anak nomor 1 dan salah satu dari orang tua mempelai juga anak nomor 1 di keluarganya. Apabila pernikahan tetap dilangsungkan, maka ditakutkan akan mendatangkan musibah dan malapetaka.Larangan Pernikahan Berdasarkan Primbon Jawa

 

  1. Pernikahan Jilu atau Lusan (Siji karo Telu atau Katelu dan Sepisan)

Bagi sebagian masyarakat Jawa, pernikahan anak nomor satu dan anak nomor tiga sebaiknya dihindari. Mereka percaya jika pernikahan ini tetap dilangsungkan, maka pernikahan ini dapat mendatangkan banyak cobaan dan masalah di dalamnya.

Nah, itu dia ulasan mengenai 5 larangan pernikahan berdasarkan primbon Jawa yang patut Anda ketahui. Jika Anda merupakan salah satu orang yang mempercayai adat Jawa ini, maka ada baiknya Anda menghindari sejumlah larangan tersebut agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.